Banyak pemilik konter pulsa mengalami masalah yang sama: aksesoris seperti casing HP, headset, charger, atau kabel data menumpuk di etalase tapi jarang terjual. Modal sudah keluar, tapi barang tidak bergerak. Jika dibiarkan, stok mati ini bisa menghambat arus kas dan membuat bisnis terasa jalan di tempat.
Tenang, kondisi ini masih bisa diselamatkan. Berikut beberapa cara efektif untuk mengatasi aksesoris konter yang belum laku terjual.
1. Evaluasi Ulang Jenis Aksesoris yang Dijual
Tidak semua aksesoris cocok untuk semua lokasi konter.
Langkah yang bisa dilakukan:
- Cek tipe HP yang paling banyak dipakai pelanggan (Android lama, entry-level, atau iPhone).
- Kurangi stok aksesoris mahal jika mayoritas pelanggan sensitif harga.
- Fokus ke aksesoris fast moving: kabel charger, tempered glass, dan holder motor.
👉 Catatan: Lebih baik stok sedikit tapi cepat habis, daripada banyak tapi tidak bergerak.
2. Buat Paket Hemat dengan Produk Utama
Aksesoris sering tidak laku karena pelanggan tidak merasa “butuh”.
Solusi praktis:
- Beli pulsa + casing = diskon khusus
- Beli paket data + tempered glass harga spesial
- Isi token listrik + kabel charger murah
Dengan sistem bundling, aksesoris terasa lebih “ringan” untuk dibeli.
3. Manfaatkan Promo & Clearance Sale
Daripada aksesoris lama berdebu dan rusak kualitasnya, lebih baik dijual cepat.
Contoh strategi:
- Diskon khusus aksesoris lama
- “Semua casing 20 ribu”
- Beli 2 aksesoris gratis 1 (stok lama)
⚠️ Ingat: uang kembali lebih penting daripada barang menumpuk.
4. Tampilkan Aksesoris Secara Menarik
Masalahnya kadang bukan harga, tapi tampilan.
Tips sederhana:
- Letakkan aksesoris kecil di dekat kasir
- Gunakan label harga yang jelas
- Ganti etalase lama yang kusam
- Pasang tulisan “Aksesoris Paling Laris”
Visual yang rapi bisa meningkatkan pembelian impulsif.
5. Jual Lewat WhatsApp & Status Sosial Media
Konter tidak harus mengandalkan pelanggan yang datang langsung.
Manfaatkan:
- Status WhatsApp (promo aksesoris)
- Grup warga / RT / komunitas lokal
- Foto asli + harga jujur
Banyak aksesoris justru laku lewat chat karena pembeli sudah percaya.
6. Jadikan Aksesoris sebagai Bonus Loyalitas
Aksesoris juga bisa jadi alat mempertahankan pelanggan.
Contoh:
- Gratis tempered glass setelah 10x transaksi
- Headset murah sebagai hadiah pelanggan setia
- Diskon aksesoris untuk reseller kecil
Efeknya bukan hanya stok berkurang, tapi pelanggan makin loyal.
7. Jangan Ulangi Kesalahan yang Sama
Setelah stok lama beres, pastikan tidak terulang.
Pelajaran penting:
- Jangan ikut tren tanpa riset
- Jangan stok banyak di awal
- Prioritaskan perputaran barang
- Catat aksesoris mana yang cepat dan lambat terjual
Kesimpulan
Aksesoris yang belum terjual bukan kegagalan, tapi tanda bahwa strategi perlu diperbaiki. Dengan evaluasi, bundling, promo cerdas, dan pemasaran sederhana, stok mati bisa berubah jadi uang kembali.
Ingat, konter yang sehat bukan yang stoknya banyak, tapi yang transaksinya lancar.

